Dia juga menambahkan bahwa keberlanjutan program ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, agar tujuan menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas dapat tercapai.
“Program ini tidak hanya soal makanan bergizi, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia Indonesia,” ucap Angelo.
Diketahui, program makan bergizi gratis ini mulai dilaksanakan sejak Senin (6/1/2025) kemarin. Program tersebut baru diselanggarakan di 26 provinsi saja.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan, pelaksanaan program tersebut dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan di lapangan.
Menurutnya, Prabowo juga memberikan arahan agar implementasi makan bergizi gratis tidak terburu-buru, tetapi disesuaikan dengan kesiapan anggaran dan infrastruktur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












