(TIMIKA-MenitNusantara.com) Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos, OSA, menjadi salah satu tokoh yang menolak program perluasan lahan kelapa sawit di Papua. Proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan kini gencar dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Papua. Ia menilai perkebunan sawit menyusahkan masyarakat, juga merusak ekosistem hutan Papua.
Menurutnya, perluasan perkebunan sawit akan membuka jalan bagi pengerukan kekayaan alam lain yang terkandung di tanah Papua.
“Mayoritas masyarakat Papua bergantung pada alam sebagai sumber penghidupan—bercocok tanah, berburu. Mereka tidak akan bisa hidup dengan program jangka panjang pemerintah ini,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis 8 Januari 2026.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












