Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Rencana Indomaret di Nangaroro Tuai Penolakan, Pelaku UMKM Minta Dipindah ke Ibu Kota Kabupaten

(NANGARORO-MenitNusantara) Rencana pembangunan gerai Indomaret oleh PT Indomarco Prismatama di Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, mendapat penolakan dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Penolakan tersebut mengemuka dalam kegiatan sosialisasi rencana pembangunan gerai Indomaret yang digelar PT Indomarco Prismatama di halaman Kantor Lurah Nangaroro, Jumat (19/6/2026). Kegiatan itu dihadiri warga, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, pemerintah kelurahan, serta anggota DPRD Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  Upaya Meningkatkan Pendapatan Perumda Tirta Kelimutu Ende, Megi Sigasare Dorong Produksi Air Minum Dalam Kemasan

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo Anton Sukadame Wangge, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Nangaroro Silvester Kua, Lurah Nangaroro Yosef Mosa, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku usaha.

Ketua LPMK Nangaroro, Silvester Kua, mengapresiasi langkah PT Indomarco Prismatama yang terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum merealisasikan rencana investasi tersebut.

Baca Juga :  Drama di Gerbang Rujab: "Pelaporan yang Salah Alamat

Menurutnya, sosialisasi menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara terbuka sekaligus menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait dampak yang mungkin ditimbulkan.

Warga Saat Hadir Dalam Rencana pembangunan gerai Indomaret oleh PT Indomarco Prismatama di Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Sementara itu, Anton Sukadame Wangge menjelaskan bahwa rencana pembangunan Indomaret merupakan bagian dari investasi swasta yang masuk ke Kabupaten Nagekeo sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Tim Burung Hantu Polres Ende Berhasil Ungkap Tujuh Kasus, Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolres Ende

Ia mengungkapkan lokasi yang direncanakan berada di RT 004 Kelurahan Nangaroro atau sekitar 200 meter dari Pasar Nangaroro. Kawasan tersebut saat ini telah berkembang dengan sekitar 29 kios usaha kecil milik masyarakat.