Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kandang Jepit Disiapkan, Program Inseminasi Buatan Sapi di Nagekeo Siap Dilaksanakan

Menurut Angelius, antusiasme masyarakat di Nagekeo menjadi bukti bahwa peternak siap menerima inovasi apabila didampingi dengan baik. Bahkan sejumlah dokter hewan turut bergabung secara sukarela untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Hari ini kami bersama komunitas peternak di Lape mempersiapkan kandang jepit untuk pelaksanaan Inseminasi Buatan bulan Juli nanti. Ini menunjukkan bahwa kesadaran peternak untuk meningkatkan kualitas ternak mulai tumbuh,” katanya.

Baca Juga :  Yayasan Al Nuar Damai Sejahtera Siap Bangun Dapur MBG di Pulau Ende

Pada pelaksanaan program mendatang, komunitas Senator Inseminator berencana memberikan layanan Inseminasi Buatan secara gratis kepada peternak yang memiliki sapi betina dan bersedia mengikuti pendampingan teknis dari tim inseminator. Semen beku yang akan digunakan berasal dari pejantan unggul jenis Wagyu yang diharapkan mampu menghasilkan keturunan dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Baca Juga :  Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Angelius menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar program peternakan biasa, melainkan bagian dari upaya membangun visi besar “Nusa Ternak Terintegrasi” di NTT. Ia berharap semangat yang lahir dari komunitas peternak di Nagekeo dapat menyebar ke berbagai daerah lainnya.

“Semangat ini harus menjalar sampai ke pelosok desa. Jika kualitas genetik ternak dapat diperbaiki secara bertahap, maka kesejahteraan peternak akan meningkat dan NTT bisa menjadi salah satu kekuatan peternakan nasional,” tegasnya.

Baca Juga :  Bukti Janji Kampanye, AWK Apresiasi Program Makan Siang Gratis Pemerintah Prabowo Subianto

Melalui persiapan yang dilakukan hari ini, Gerakan Senator Inseminator menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kualitas peternakan rakyat tidak lagi berhenti pada diskusi dan pelatihan semata, tetapi mulai diwujudkan melalui aksi nyata bersama masyarakat di lapangan.