“Batam diharapkan menjadi pusat investasi berbasis HAM terbesar di ASEAN bahkan kawasan Asia Pasifik,” tegas Zainal.

Dokumen aspirasi yang dilengkapi berbagai bukti pendukung tersebut diterima langsung oleh petugas pelayanan HAM, Erni, di Ruang Pelayanan Marsinah, Gedung Gus Dur, Kementerian HAM RI. Penyerahan aspirasi turut disaksikan Tenaga Ahli Menteri HAM, Gabriel Goa.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian HAM menyatakan menghargai dan menerima laporan resmi warga untuk selanjutnya disampaikan kepada Menteri HAM RI guna mendapatkan tindak lanjut sesuai kewenangan yang dimiliki kementerian.
Gabriel Goa menjelaskan bahwa Kementerian HAM berkomitmen menjalankan prinsip P5 HAM, yakni Penghormatan, Pelindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan HAM dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
“Negara hadir untuk melindungi warga negara. Kementerian HAM siap melaksanakan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkokoh Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia,” ujar Gabriel.
Warga berharap langkah yang telah ditempuh melalui penyampaian aspirasi ini dapat menjadi jalan bagi terwujudnya pemenuhan hak-hak masyarakat relokasi secara menyeluruh serta menciptakan pembangunan yang berkeadilan dan berorientasi pada penghormatan terhadap HAM.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












