Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

420 Warga Tengki Seribu Minta Menteri HAM Kunjungi Lokasi Relokasi dan Pastikan Pemenuhan Hak Warga

“Batam diharapkan menjadi pusat investasi berbasis HAM terbesar di ASEAN bahkan kawasan Asia Pasifik,” tegas Zainal.

Dokumen aspirasi yang dilengkapi berbagai bukti pendukung tersebut diterima langsung oleh petugas pelayanan HAM, Erni, di Ruang Pelayanan Marsinah, Gedung Gus Dur, Kementerian HAM RI. Penyerahan aspirasi turut disaksikan Tenaga Ahli Menteri HAM, Gabriel Goa.

Baca Juga :  Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM Resmi Mengundurkan Diri Sebagai Uskup Bogor

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian HAM menyatakan menghargai dan menerima laporan resmi warga untuk selanjutnya disampaikan kepada Menteri HAM RI guna mendapatkan tindak lanjut sesuai kewenangan yang dimiliki kementerian.

Baca Juga :  Sosialisasi Empat Pilar di Manokwari, Cheroline Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Masyarakat Adat

Gabriel Goa menjelaskan bahwa Kementerian HAM berkomitmen menjalankan prinsip P5 HAM, yakni Penghormatan, Pelindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan HAM dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

“Negara hadir untuk melindungi warga negara. Kementerian HAM siap melaksanakan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkokoh Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia,” ujar Gabriel.

Baca Juga :  Dari Manokwari, Cheroline Makalew Tegaskan Natal sebagai Ruang Merawat Persatuan Bangsa

Warga berharap langkah yang telah ditempuh melalui penyampaian aspirasi ini dapat menjadi jalan bagi terwujudnya pemenuhan hak-hak masyarakat relokasi secara menyeluruh serta menciptakan pembangunan yang berkeadilan dan berorientasi pada penghormatan terhadap HAM.