Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tambang dan AMP Milik PT. Bina Citra Teknik Cahaya Diduga Langgar Aturan, Beroperasi di Tengah Permukiman Warga Podenura

Ket Foto : Tambang Galian C Milik PT Bina Citra Teknik Cahaya

“Kami hidup berdampingan langsung dengan tambang dan AMP. Debu masuk ke rumah, anak-anak sulit belajar, dan kami merasa tidak aman,” ungkap salah satu warga Podenura”.

Selain berpotensi mengganggu proses belajar mengajar serta kesehatan warga akibat dari debu. Aktivitas tambang galian C dan Asphalt Mixing Plant milik PT Bina Citra Teknik Cahaya juga saat ini sedang berada di lokasi bermasalah soal kepemilikan ulayat. Ujar Primus

Baca Juga :  Serahkan Bantuan Alsintan Dari Ahmad Yohan, Wakil Bupati Nagekeo Berharap Dapat Meningkatkan Produktifitas Pertanian

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat yang namanya tidak mau disebutkan media mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah menyampaikan persoalan tambang galian C dan Asphalt Mixing Plant milik PT Bina Citra Teknik Cahaya di pemerintah. Karena dari aktivitas tambang tersebut sangat menggangu warga.

Baca Juga :  Saling Balas Penolakan Tempat Ibadah – Ancaman Nyata bagi Persatuan Bangsa, Bukti Negara Gagal Merajut Persatuan.   

“Kita sudah sampaikan ke pemerintah daerah dan pihak gereja untuk segera merespon karena aktivitas ini akan berdampak pada ulayat dan kesehatan masyarakat. Ujarnya