Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pengusaha Kapal Rute Ende–Pulau Ende Minta Pemda Naikkan Tarif Penyeberangan

Adin yang juga merupakan pemilik Kapal Ghazi mengusulkan agar tarif penyeberangan dinaikkan dari Rp15.000 menjadi Rp20.000 per penumpang. Menurutnya, angka tersebut masih terjangkau bagi masyarakat sekaligus dapat membantu keberlangsungan usaha transportasi laut.

“Kalau tarif dinaikkan menjadi Rp20.000, menurut saya itu sudah cukup ideal. Kami tidak meminta terlalu tinggi, hanya menyesuaikan dengan kondisi biaya operasional saat ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Kondisi Jalan di Kali Aeteka Memprihatikan, Yanus Waro Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Ia juga membandingkan tarif penyeberangan di Kabupaten Ende dengan sejumlah daerah lain di Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, tarif di beberapa wilayah lain bahkan sudah mencapai Rp25.000 atau lebih per penumpang.

Baca Juga :  14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

“Coba lihat di daerah lain seperti Labuan Bajo menuju Pulau Rinca atau Kupang menuju Pulau Semau. Tarifnya sudah di atas Rp25.000, padahal ada yang jarak tempuhnya lebih dekat. Sementara di Ende masih Rp15.000,” ungkapnya.

Baca Juga :  Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

Para pengusaha kapal berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap tarif penyeberangan agar tetap menjamin keberlangsungan layanan transportasi laut sekaligus memperhatikan kemampuan masyarakat sebagai pengguna jasa.