Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PC IKA PMII Ende Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Nangapanda

Ende– Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Ende mengecam keras dugaan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh tiga pria asal Maunggora, Kecamatan Nangapanda.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Dengan Resmi Membuka Turnamen Futsal GMP Cup Nangaroro Tahun 2025

Kasus yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum tersebut mendapat perhatian serius dari berbagai elemen masyarakat karena menyangkut perlindungan anak dan masa depan generasi muda.

Ketua PC IKA PMII Ende, Rizal menyatakan bahwa setiap bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi. Menurutnya, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku apabila terbukti bersalah.

Baca Juga :  Ayah Kandung di Sikka Diduga Tiduri Tiga Putri Kandungnya, Truk F Harap Tidak Ada Upaya Damai

“Peristiwa ini sangat memprihatinkan dan melukai rasa kemanusiaan kita bersama. Anak-anak harus mendapatkan perlindungan maksimal dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi. Kami mengecam keras tindakan tersebut dan meminta aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara tuntas,” tegasnya.

Baca Juga :  Disambut Antusias Warga, Dandim 1602/Ende Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon di Ende
Ilustrasi Kekerasan seksual