Ende– Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Ende mengecam keras dugaan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh tiga pria asal Maunggora, Kecamatan Nangapanda.
Kasus yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum tersebut mendapat perhatian serius dari berbagai elemen masyarakat karena menyangkut perlindungan anak dan masa depan generasi muda.
Ketua PC IKA PMII Ende, Rizal menyatakan bahwa setiap bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi. Menurutnya, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku apabila terbukti bersalah.
“Peristiwa ini sangat memprihatinkan dan melukai rasa kemanusiaan kita bersama. Anak-anak harus mendapatkan perlindungan maksimal dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi. Kami mengecam keras tindakan tersebut dan meminta aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara tuntas,” tegasnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












