Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pabrik Porang di Ende Butuh Pasokan Bahan Baku, Petani Diajak Manfaatkan Lahan Kosong

Jhoni juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu membudidayakan porang karena peluang pasarnya masih terbuka lebar.

“Kami mengajak para petani memanfaatkan lahan kosong untuk menanam porang. Jangan takut menanam porang karena kebutuhan bahan baku masih sangat besar dan pasarnya sudah ada,” ujarnya.

Salah seorang petani porang asal Desa Romarea, Mikeal Edo Asa, mengaku merasakan langsung manfaat ekonomi dari budidaya porang. Ia mengaku awalnya sempat ragu saat komoditas tersebut mulai diperkenalkan di Ende.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Hampir Sepekan, Jalan Pu'ukungu - Maukaro Terancam Putus
Ket Foto : Mikeal Edo Asa petani porang Desa Romarea

“Awalnya saya masih ragu ketika porang mulai dicari di Ende. Namun setelah ada perusahaan yang membeli hasil panen, saya semakin yakin. Saat ini saya sudah hampir tiga kali panen, dan beberapa hari lalu saya baru saja mengantar hasil panen langsung ke perusahaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Ende Banyak Kejanggalan, Begini Komentar Kepala Desa

Menurut Mikeal, hasil penjualan porang telah membantu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

“Puji Tuhan, dari hasil panen porang saya bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendidikan anak. Porang sangat menjanjikan bagi petani,” tuturnya.

Baca Juga :  Meriahkan Piala Dunia 2026, NasDem Ende Siapkan 10 Lokasi Nobar dan Ruang bagi UMKM

Kehadiran PT SAKI di Kabupaten Ende diharapkan dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan-lahan kosong untuk budidaya porang yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran.