Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pabrik Porang di Ende Butuh Pasokan Bahan Baku, Petani Diajak Manfaatkan Lahan Kosong

(ENDE-Menitnusantara.com) PT Sumba Agro Konjac International (SAKI), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan umbi porang, terus mendorong peningkatan produksi porang di Kabupaten Ende dan sekitarnya. Perusahaan yang berlokasi di kawasan Ikan Duyung, Kelurahan Rukunlima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, saat ini masih membutuhkan pasokan bahan baku dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan produksi.

Baca Juga :  Dari Manokwari, Cheroline Makalew Tegaskan Natal sebagai Ruang Merawat Persatuan Bangsa

Admin PT SAKI, Irwan, mengatakan perusahaan tidak hanya menerima umbi porang, tetapi juga cangkang kemiri dari masyarakat. Menurutnya, kebutuhan bahan baku porang masih sangat tinggi, sementara pasokan yang masuk belum mampu memenuhi permintaan.

Ket Foto : Irwan Kepala Admin PT Sumba Agro Konjac International (SAKI),

“Setiap hari kami bisa menerima porang sebanyak 20 hingga 30 ton. Namun hingga saat ini kebutuhan bahan baku masih kurang, sementara permintaan sangat tinggi. Harga yang ditawarkan juga cukup menjanjikan bagi para petani,” ujar Irwan.

Baca Juga :  Di Tengah Efisiensi, SMK Kunci Ilmu Ende Jamin Pendidikan Gratis

Ia mengajak masyarakat yang memiliki hasil panen porang maupun cangkang kemiri untuk langsung menjualnya ke perusahaan.

Sementara itu, Tenaga Teknis Lapangan PT SAKI, RK Jhoni, menjelaskan bahwa sejak resmi beroperasi pada Januari lalu, perusahaan telah melakukan dua kali proses pengolahan dan pengiriman hasil produksi ke Surabaya.

Baca Juga :  Dari Lahan Kosong Menuju Kesuksesan, Mikel Edo Asa Buktikan Porang Jadi Harapan Baru Petani Romarea

“Sejak beroperasi, kami sudah dua kali melakukan pengolahan dan pengiriman ke Surabaya. Kalau dulu harga banyak ditentukan dari Surabaya, sekarang perusahaan sudah hadir di Ende sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani,” katanya.

Ket Foto : RK. Jhoni Kepala Teknik PT Sumba Agro Konjac International (SAKI),