Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketua IMAN Kecam Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Nangapanda

Lebih lanjut, Maria mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh agama untuk memperkuat upaya perlindungan terhadap anak melalui edukasi, pengawasan, dan pendampingan yang berkelanjutan.

Menurutnya, perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga maupun aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Membuka Kegiatan Seminar Inovasi Dan Gerakan Aksi Pangan Bergizi 2025

“Kasus ini harus menjadi alarm bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak dan berani melawan segala bentuk kekerasan seksual. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kekerasan seksual di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan martabat manusia,” katanya.

Baca Juga :  Flavianus Waro Pimpin Rapat Bamus, Ini Salah Satu Agenda Penting Yang akan di Lakukan

Sebagai bentuk solidaritas, IMAN menyatakan berdiri bersama korban dan mendukung segala upaya pemulihan yang dibutuhkan agar korban dapat kembali menjalani kehidupannya dengan aman dan bermartabat.

Baca Juga :  Jalan Trans Utara Flores, Di Enabara Maurole Terancam Ambruk

Maria menegaskan bahwa perjuangan melindungi anak dari segala bentuk kekerasan harus menjadi komitmen bersama demi masa depan generasi penerus bangsa.

“Stop Kekerasan Seksual terhadap Anak. Lindungi Anak, Lindungi Masa Depan Bangsa,” tutupnya.