Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian HAM Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dorong Sumba Jadi Pilot Project Nasional Pencegahan TPPO dan TPKS

Reporter : Rian Nulangi Editor: Tim

Komisioner KPAI, Dian Sasmita, menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat fungsi advokasi, edukasi, dan pengawasan, khususnya dalam perlindungan anak yang menjadi korban TPPO maupun TPKS.

Di sisi lain, Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali, menegaskan komitmen jajarannya dalam meningkatkan edukasi masyarakat, memperkuat kapasitas penyidik Unit PPA dengan pendekatan yang ramah perempuan dan anak, mengoptimalkan Ruang Pelayanan Khusus (RPK), serta mengedepankan prinsip keadilan gender dalam setiap proses penanganan perkara.

Baca Juga :  Kapolres Ende Bantu Warga Sakit Berangkat ke Kupang, Orangtua: “Kami Tidak Tahu Harus Bagaimana Lagi”

Sebagai hasil rapat koordinasi, seluruh peserta menyepakati dukungan terhadap Program Zero TPPO yang diinisiasi Polda NTT sekaligus mendorong wilayah Sumba menjadi Pilot Project Nasional Pencegahan dan Penanganan TPPO dan TPKS.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Berbagi Kasih ke Tiga Panti Asuhan

Komitmen tersebut dituangkan dalam dokumen bersama yang ditandatangani para perwakilan instansi sebagai bentuk keseriusan memperkuat koordinasi, pencegahan, penegakan hukum, perlindungan korban, hingga pemulihan yang berorientasi pada penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan hak asasi manusia.

Baca Juga :  Metafora "Pertumpahan Darah": Antara Retorika Perlawanan dan Delik Provokasi

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Kementerian HAM bersama seluruh pemangku kepentingan berharap Pulau Sumba dapat menjadi model nasional dalam membangun sistem pencegahan dan penanganan TPPO serta TPKS yang efektif, berkelanjutan, dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan, anak, serta kelompok rentan.