Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Jalur Trans Flores Ende-Bajawa Sempat Lumpuh Akibat Material Longsor, Polisi Dan Warga Bergerak Cepat

​Kapolsek Nangapanda Iptu Nurdin Bambang bergerak cepat dengan melakukan koordinasi Lintas Sektor menghubungi pemerintah Desa, Kecamatan, hingga Dinas PUPR untuk pengerahan alat berat serta melakukan rekayasa lalu lintas dilokasi guna mencegah kemacetan total serta memasang tanda peringatan bahaya di titik-titik rawan bagi para pengemudi.

Baca Juga :  Upaya Meningkatkan Pendapatan Perumda Tirta Kelimutu Ende, Megi Sigasare Dorong Produksi Air Minum Dalam Kemasan

​Berkat kerjasama dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, pada pukul 10.45 Wita kabar baik datang dari lokasi kejadian. Semua jenis kendaraan mulai dari roda dua hingga kendaraan berat (roda delapan), dilaporkan sudah bisa melintasi jalur tersebut kembali.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Nangapanda, PMKRI Ende Minta Polisi Tahan Mobil Bemo Artistic

​Meski jalan sudah bisa dilalui, pihak kepolisian memberikan catatan penting. Sebuah batu berukuran besar masih berada di bahu jalan dan menunggu evakuasi menggunakan alat berat. Mengingat lokasi longsor berada di antara tebing curam dan bibir pantai (jurang sedalam 3 meter), masyarakat diimbau untuk ekstra waspada.

Baca Juga :  Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa 

​”Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati. Kondisi cuaca saat ini sangat fluktuatif dan potensi longsor susulan masih mungkin terjadi di titik-titik rawan”. Ucap Kapolsek Nangapanda.