Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Aktivis PMKRI Ajak Warga Nagekeo Manfaatkan Lahan Tidur, Siap Jadi Pemasok Program MBG

Ia berharap kebutuhan bahan pangan seperti sayur-mayur, tomat, semangka, beras, dan komoditas lainnya dapat dipenuhi oleh petani lokal, sehingga manfaat ekonomi dari program tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Nagekeo dan Nusa Tenggara Timur pada umumnya.

“Jangan sampai kebutuhan dapur MBG justru didatangkan dari luar NTT. Ini kesempatan bagi petani lokal untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Baca Juga :  Menerima Utusan Dosen Dan Mahasiswa Unwira Kupang, Wakil Bupati Nagekeo Berharap Mampu Mendukung Program 100 Hari Kerja

Mantan pengurus pusat PMKRI yang sekarang menjadi Bendahara Partai NasDem Kabupaten Nagekeo tersebut menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri ketika peluang ekonomi sedang terbuka lebar.

Baca Juga :  Kapolres Ende Hadiri Istighotsah dan Sholawat Bersama Majelis Dzikir Rijalul Anshor

“Kita tidak boleh menjadi penonton di daerah kita sendiri. Saat ini banyak dapur MBG yang membutuhkan pasokan sayur, beras, buah-buahan, dan kebutuhan pangan lainnya. Peluang ini harus dimanfaatkan oleh petani dan kelompok tani lokal,” katanya.

Ia mengajak pemerintah, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendorong peningkatan produksi pertanian lokal agar mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung keberhasilan Program MBG di daerah.

Baca Juga :  ​Wujudkan Institusi Bersih, Polres Ende Gelar Tes Urine Mendadak bagi Seluruh Personel

“Kalau kita bergerak bersama, saya yakin Nagekeo mampu menjadi daerah yang mandiri pangan sekaligus menjadi pemasok utama kebutuhan program MBG,” pungkasnya.