Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Indomaret Tanggapi Penolakan UMKM Nangaroro, Manajemen Putuskan Tunda Rencana Pembangunan Gerai

Reporter : Rian Nulangi Editor: Tim
Ilustrasi pembangunan gerai Indomaret

(NANGARORO-Menitnusantara.com) PT Indomarco Prismatama memastikan belum mengambil keputusan untuk melanjutkan rencana pembangunan gerai Indomaret di Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Keputusan itu diambil menyusul adanya penolakan dari puluhan pelaku UMKM yang khawatir kehadiran ritel modern akan berdampak pada usaha mereka.

Staf Perizinan PT Indomarco Prismatama, Bagus, mengatakan manajemen pusat memutuskan untuk menunda rencana pembangunan hingga situasi di tengah masyarakat benar-benar kondusif.

Baca Juga :  Warga Sanggaroro Desak Penutupan Tambang PT Novita Karya Taga, Gakkum KLH Turun Verifikasi Dugaan Pelanggaran Lingkungan

“Kalau dari manajemen belum ada keputusan pasti apakah dilanjut atau tidak. Posisi lokasi di Nangaroro saat ini masih di-hold sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Bagus kepada media.

Menurutnya, Indomaret tidak ingin memulai investasi yang justru menimbulkan konflik atau perpecahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Dapat Bantuan Rp150 Juta untuk Rabat Beton, Warga Kerirea Sampaikan Apresiasi kepada Dipo Nusantara Pua Upa

“Kami menginginkan pembangunan Indomaret yang aman dan tidak ada konflik kepentingan di tingkat masyarakat. Kalau ada yang menerima dan ada yang menolak, tentu itu akan berdampak bagi kami sebagai investor,” ujarnya.

Bagus menegaskan, perusahaan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam pemberian izin serta melihat kondisi sosial masyarakat.

Baca Juga :  Cerdas Palsu, Bahaya Nyata

“Kami serahkan kepada pemerintah. Kalau semuanya sudah aman dan tidak ada persoalan di masyarakat, tentu akan menjadi pertimbangan manajemen. Tetapi kalau masih ada penolakan seperti sekarang, kami tidak berani melanjutkan pembangunan,” katanya.