Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Material Longsor Tutup Jalan, Polres Ende dan PUPR Buka Kembali Akses Dua Desa di Ndona

Reporter : Rian Nulangi Editor: Rian Nulangi

(ENDE-MENITNUSANTARA.COM) transportasi warga di wilayah Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, yang sempat terganggu akibat material longsoran pascagempa bumi, akhirnya kembali terbuka.

Jalur yang menghubungkan Desa Ngalupolo dan Desa Wolotopo tersebut sebelumnya mengalami gangguan di sejumlah titik. Material batu dan longsoran yang berada di sekitar badan jalan membuat pengguna kendaraan harus ekstra berhati-hati, sekaligus menghambat mobilitas masyarakat.

Baca Juga :  Sembunyi di Balik Pintu Rujab: Pelarian Sang Bupati Ende dari Konflik Ndao.

Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari jajaran Polres Ende. Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Kapolsek Ndona, pemerintah desa, serta warga turun langsung ke lokasi untuk memastikan jalur segera kembali dapat dilalui.

Dengan dukungan alat berat dan gotong royong bersama masyarakat, material longsoran dan batu-batu yang mengganggu akses jalan berhasil dibersihkan. Pembersihan titik terakhir rampung sekitar pukul 16.00 Wita, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga :  Ramadhan di Tanah Papua: Cheroline Chrisye Makalew Teguhkan Empat Pilar Kebangsaan

Kapolres Ende mengatakan, pembukaan kembali jalur tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian bersama pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses transportasi yang aman.

«“Pembukaan akses jalan ini adalah bentuk perhatian serius kami kepada masyarakat Desa Ngalupolo dan Wolotopo. Kami berkoordinasi langsung serta mendorong Dinas PUPR untuk segera membersihkan sisa material longsoran agar moda transportasi dan akses perekonomian warga kembali normal,” ujar Yudhi saat ditemui di lokasi.»

Baca Juga :  Kapolres Ende Hadiri Istighotsah dan Sholawat Bersama Majelis Dzikir Rijalul Anshor

Menurutnya, sejumlah titik yang sebelumnya terganggu telah dirapikan dan diamankan sehingga kendaraan masyarakat kini dapat kembali melintas.