Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

AWK Dorong Pemerintah Beri Perhatian Khusus bagi Ibu Hamil dan Bayi Pascagempa Flores

Reporter : Rian Nulangi Editor: Rian Nulangi
Ket Foto : AWK saat mengunjungi warga terdampak gempa di Desa Uludula, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende

(Ende-Menitnusantara.com) Senator Angelius Wake Kako (AWK) mendorong pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, terutama ibu hamil, bayi, balita, dan anak-anak yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

Wakil Ketua Komite II DPD RI itu menilai penanganan pascagempa tidak boleh hanya berfokus pada kerusakan bangunan dan infrastruktur. Kebutuhan kesehatan, keselamatan, serta perlindungan kelompok rentan juga harus menjadi prioritas dalam penanganan kondisi darurat.

Baca Juga :  Warga Sanggaroro Desak Penutupan Tambang PT Novita Karya Taga, Gakkum KLH Turun Verifikasi Dugaan Pelanggaran Lingkungan

“Pemerintah harus memberikan perhatian serius kepada ibu-ibu hamil, bayi dan balita. Mereka merupakan kelompok yang sangat membutuhkan perlindungan dan pelayanan dalam kondisi bencana seperti ini,” ujar AWK.

Hal tersebut disampaikan AWK saat mengunjungi warga terdampak gempa di Desa Uludula, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Senin (17/8/2026).

Baca Juga :  Ketika Peluit Kehilangan Wibawa, Kepercayaan Publik Ikut Terkikis

Menurut AWK, gempa yang mengguncang Flores dengan kekuatan besar telah menimbulkan trauma dan rasa takut di tengah masyarakat. Banyak warga, kata dia, masih memilih berada di luar rumah atau tempat pengungsian karena khawatir terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Baca Juga :  Bikin Onar di Pesta Syukuran, Pemuda di Ende Diciduk Tim URC Resmob BURHAN Polres Ende

“Satu pulau di Flores saat ini masih diliputi ketakutan. Banyak masyarakat takut tidur di dalam rumah karena trauma setelah merasakan gempa yang begitu dahsyat,” katanya.

Ket Foto : Warga Desa Uludula-Maurole saat curhat dengan senator

Karena itu, AWK meminta pemerintah tidak hanya memastikan ketersediaan pangan dan tempat pengungsian, tetapi juga memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.