Menurutnya, kebutuhan seperti obat-obatan, pemeriksaan kehamilan, pelayanan bagi bayi dan balita, serta dukungan psikososial bagi warga yang mengalami trauma harus menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana.
Ia juga mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi dalam penanganan darurat bencana di seluruh wilayah Flores. Pendataan masyarakat terdampak, lanjutnya, harus dilakukan secara akurat agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Jangan sampai ibu hamil, bayi dan balita menjadi kelompok yang terlewatkan dalam penanganan bencana. Mereka harus menjadi prioritas,” tegas AWK.

Senator asal Nusa Tenggara Timur itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak gempa. Dalam situasi darurat, menurutnya, solidaritas dan semangat gotong royong menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat melewati masa sulit.
AWK berharap pemerintah segera memastikan masyarakat memperoleh rasa aman, kebutuhan dasar terpenuhi, serta pelayanan kesehatan dan perlindungan bagi kelompok rentan dapat berjalan secara optimal selama masa tanggap darurat hingga kondisi Flores berangsur pulih.
“Yang paling penting sekarang adalah keselamatan masyarakat. Pemerintah harus hadir dan memastikan tidak ada satu pun warga terdampak yang merasa sendirian menghadapi bencana ini,” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












