(Nangaroro-Menitnusantara.com) Aktivitas tambang galian C dan Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT. Bina Citra Teknik Cahaya di Desa Podenura, Kecamatan Nangaroro, kini menjadi sorotan tajam. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan tersebut beroperasi di tengah permukiman warga dan berdekatan langsung dengan fasilitas umum.
Primus, salah seorang warga mengeluhkan dampak langsung yang dirasakan sejak aktivitas tersebut berjalan, mulai dari debu yang mencemari udara, kebisingan alat berat, hingga lalu lalang kendaraan proyek yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Sejumlah fasilitas umum yang berada di sekitar lokasi tambang dan AMP antara lain Sekolah Dasar (SD), Sekolaho Menengah Pertama (SMP), Kantor Desa, hingga mess guru. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius karena berpotensi mengganggu proses belajar mengajar serta kesehatan warga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












