Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tambang dan AMP Milik PT. Bina Citra Teknik Cahaya Diduga Langgar Aturan, Beroperasi di Tengah Permukiman Warga Podenura

Ket Foto : Tambang Galian C Milik PT Bina Citra Teknik Cahaya

“Kami hidup berdampingan langsung dengan tambang dan AMP. Debu masuk ke rumah, anak-anak sulit belajar, dan kami merasa tidak aman,” ungkap salah satu warga Podenura”.

Selain berpotensi mengganggu proses belajar mengajar serta kesehatan warga akibat dari debu. Aktivitas tambang galian C dan Asphalt Mixing Plant milik PT Bina Citra Teknik Cahaya juga saat ini sedang berada di lokasi bermasalah soal kepemilikan ulayat. Ujar Primus

Baca Juga :  Polri Bergerak Cepat, Satu Jenazah Korban KM Putri Sakinah Ditemukan di Perairan Selat Padar

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat yang namanya tidak mau disebutkan media mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah menyampaikan persoalan tambang galian C dan Asphalt Mixing Plant milik PT Bina Citra Teknik Cahaya di pemerintah. Karena dari aktivitas tambang tersebut sangat menggangu warga.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo, Idul Fitri Momentum Mempererat Tali Silaturahmi Dan Toleransi

“Kita sudah sampaikan ke pemerintah daerah dan pihak gereja untuk segera merespon karena aktivitas ini akan berdampak pada ulayat dan kesehatan masyarakat. Ujarnya