Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berbekal Pengalaman di Pemerintahan Desa, Flavianus Jaga Siap Maju Pilkades Utetoto

Reporter : Rian Nulangi Editor: Rian Nulangi

“Terwujudnya Desa Utetoto yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, berbudaya, mandiri, transparan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.”

Visi tersebut kemudian diterjemahkan dalam beberapa misi utama:

1. Meningkatkan kualitas SDM desa

Mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, terutama generasi muda, melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, literasi digital dan pengembangan potensi lokal.

2. Membangun pemerintahan desa yang transparan dan profesional

Meningkatkan kualitas pelayanan publik, administrasi pemerintahan serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.

3. Mendorong digitalisasi pelayanan desa

Memanfaatkan teknologi untuk mendukung administrasi, pendataan, informasi publik dan pelayanan masyarakat secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan desa.

4. Menggali dan mengembangkan potensi ekonomi desa

Melakukan pemetaan potensi desa bersama masyarakat dan mendorong lahirnya kegiatan ekonomi produktif yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

5. Memperkuat peran pemuda dan kelompok masyarakat

Memberikan ruang lebih luas bagi orang muda untuk terlibat dalam pembangunan, kreativitas, olahraga, kewirausahaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Kapolsek Wolowaru Jadi Irup dan Beri Pelatihan kepada Siswa SD Katolik Wololele 

6. Melestarikan budaya dan nilai-nilai lokal

Menjadikan budaya, adat, gotong royong dan kehidupan sosial masyarakat sebagai kekuatan dalam membangun karakter desa.

7. Meningkatkan kualitas pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat

Memastikan perencanaan pembangunan dilakukan secara partisipatif melalui musyawarah dari tingkat bawah sehingga pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

8. Membuka akses kerja sama dan program dari luar desa

Membangun komunikasi dan jaringan dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, lembaga pendidikan, dunia usaha, komunitas maupun pihak lain untuk mendatangkan program yang dapat mendukung kemajuan Desa Utetoto.

Tidak Sekadar Mengandalkan Dana Desa

Bagi Bondet, Dana Desa merupakan salah satu instrumen pembangunan yang harus dikelola dengan baik. Namun, kemajuan desa tidak boleh hanya bergantung pada anggaran yang sudah tersedia dalam APBDes.

Baca Juga :  Dituding Kelola Dapur MBG, Anggota DPRD Ende Silvia Indradewa: Itu Milik Suami Saya yang Ketua Kadin

Menurutnya, seorang kepala desa harus mampu “menjemput bola” dan mencari peluang program dari luar.

“Dana desa itu sudah ada dalam buku besar pemerintah desa dan setiap tahun ada anggarannya. Tetapi bagaimana kita mendatangkan program dari luar untuk memajukan desa, itu membutuhkan pemimpin yang tidak hanya tinggal di tempat. Dibutuhkan pemimpin yang mampu bekerja ekstra dan berani membuka jaringan,” tegasnya.

Karena itu, Bondet ingin kepala desa ke depan tidak hanya berperan sebagai administrator pemerintahan, tetapi juga sebagai penggerak, komunikator dan pembuka akses bagi kepentingan masyarakat.

Pengalaman Menjadi Alasan untuk Berani Maju

Dengan pengalaman sebagai Sekretaris Desa selama kurang lebih lima tahun dan sebagai Kaur Umum hingga saat ini, Bondet merasa memiliki pemahaman yang cukup tentang bagaimana pemerintahan desa bekerja.

Namun, pengalaman tersebut tidak membuatnya merasa paling mengetahui segala hal.

Baca Juga :  Novena di Tengah Gempa, AWK Ajak Warga Flores Tetap Kuat dan Bersatu

Sebaliknya, ia menilai seorang kepala desa harus tetap mau mendengar, belajar dan berjalan bersama masyarakat.

“Bagi saya, pemimpin itu harus merasa memiliki. Ketika masyarakat memberikan kepercayaan, maka kepercayaan itu harus dijawab dengan kerja yang sungguh-sungguh,” katanya.

Pencalonan Bondet pun bukan semata-mata untuk melengkapi daftar kandidat dalam Pilkades Desa Utetoto. Ia mengaku lahir dari keprihatinan terhadap persoalan yang masih dihadapi masyarakat sekaligus keinginan untuk memberikan pengabdian yang lebih besar.

Kini, dengan pengalaman di pemerintahan desa, keterlibatan dalam pelayanan umat dan kedekatan dengan masyarakat, Flavianus Jaga “Bondet” menyatakan kesiapannya untuk menawarkan gagasan dan pengabdian kepada masyarakat Utetoto.

Bagi Bondet, jabatan kepala desa bukanlah tujuan akhir.

Kepercayaan masyarakat adalah amanah, dan pembangunan desa adalah pekerjaan bersama. (Rian Nulangi)