“Kami sepakat bahwa komunikasi intensif harus terus dibangun. Beberapa hal teknis yang krusial seperti penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), hingga keselarasan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) akan menjadi atensi bersama agar seluruh tahapan pembangunan berjalan legal, aman, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Gonzalo, koordinasi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai aspek administrasi, perizinan, dan dukungan lingkungan sehingga pelaksanaan proyek tidak mengalami kendala di lapangan.
Sementara itu, Kepala Satker PPS NTT, Ir. Istiadi Nugroho, ST, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam mengawal pelaksanaan Program Strategis Nasional.
Ia menegaskan bahwa Satker PPS NTT siap memberikan dukungan penuh, baik melalui pendampingan teknis maupun koordinasi lintas sektor, agar seluruh program yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara optimal.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Nagekeo. Melalui sinergi tersebut, program-program yang dirancang diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Nagekeo. (Rian Nulangi)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












