Menteri Ferry berharap kepengurusan baru periode 2026–2029 dapat terus menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi dalam pengelolaan koperasi. Selain itu, ia mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada anggota, penguatan tata kelola organisasi, serta pengembangan inovasi dan digitalisasi layanan guna menjawab kebutuhan anggota yang terus berkembang.
Menurutnya, koperasi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem koperasi di Nusa Tenggara Timur sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Ia juga mendorong KSP Kopdit Obor Mas untuk terus memperluas kontribusinya dalam menggerakkan ekonomi rakyat dan mendukung pengembangan sektor produktif di daerah.
RAT ke-42 KSP Kopdit Obor Mas turut dihadiri oleh Juventus Prima Yoris Kago, Stefanus Sumandi, Flori Rita Wuisan, Adrianus Firminus Parera, Linus Lusi, Zelsy N. W. Pah, Agustinus Romualdus Heny, Valerianus Samador, Leonardus Frediyanto Moat Lering, Romanus Woga, serta Krisdianto Soedarmono, bersama jajaran Forkopimda, pengurus, pengawas, dan anggota KSP Kopdit Obor Mas.
Pelaksanaan RAT ke-42 ini menjadi momentum penting bagi KSP Kopdit Obor Mas untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memperkokoh perannya sebagai salah satu koperasi kredit terbesar dan terbaik di Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












