Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Di Tengah Efisiensi, SMK Kunci Ilmu Ende Jamin Pendidikan Gratis

“Ini bukan soal membebaskan biaya, tetapi soal berinvestasi pada masa depan anak dan itu menjadi tanggung jawab bersama”.

Seperti dikutip dari nttsatu.id Laili Qudriana, menegaskan bahwa  pendidikan harus menjadi ruang yang aman dan membebaskan bagi setiap anak, bukan menjadi sumber tekanan yang mematahkan harapan.

Ia menilai, berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini, baik anak-anak yang harus turun ke jalan hingga tragedi bunuh diri karena tidak mampu membeli perlengkapan sekolah, adalah alarm keras bagi semua pihak.

Baca Juga :  Dukung Tim Persena Nagekeo di ETMC XXXlll, Wakil Bupati Minta Junjung Tinggi Sportivitas

Menurut Laili, kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih banyak anak di Nusa Tenggara Timur yang hidup dalam ketidakpastian, terutama terkait akses pendidikan yang layak.

“Tidak boleh ada anak yang berhenti sekolah hanya karena orang tuanya miskin. Itu kegagalan bersama yang harus kita jawab dengan tindakan nyata,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Yayasan Kunci Ilmu hadir bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan, tetapi sebagai gerakan sosial yang berpihak pada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan Alsintan Dari Ahmad Yohan, Wakil Bupati Nagekeo Berharap Dapat Meningkatkan Produktifitas Pertanian

Melalui SMK Kunci Ilmu di Ende, pihaknya secara konsisten menggratiskan seluruh biaya pendidikan hingga lulus sebagai bentuk komitmen menghadirkan keadilan pendidikan.

Kebijakan makan siang gratis setiap hari juga diterapkan di sekolah untuk memastikan siswa dapat belajar dengan kondisi fisik yang layak dan tanpa rasa lapar.

Laili menyebut, langkah tersebut lahir dari pengalaman langsung melihat anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah karena alasan ekonomi yang sangat sederhana, seperti tidak mampu membeli buku atau membayar iuran.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan di Ende, SMK Kunci Ilmu Gratiskan Uang Sekolah 

Laili menegaskan bahwa Yayasan Kunci Ilmu akan terus mempertahankan kebijakan pendidikan gratis hingga lulus di SMK Kunci Ilmu Ende tanpa pengecualian.

Menurutnya, langkah tersebut akan terus dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia berharap model pendidikan seperti yang diterapkan Yayasan Kunci Ilmu dapat menjadi inspirasi dan mendorong kebijakan yang lebih luas demi masa depan anak-anak NTT yang lebih baik.*