Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Manokwari, Cheroline Makalew Tegaskan Natal sebagai Ruang Merawat Persatuan Bangsa

“Persatuan Indonesia tidak boleh dimaknai secara seragam, tetapi dirawat dalam keberagaman. Masyarakat adat Papua adalah penjaga nilai-nilai luhur kebangsaan yang selama ini terbukti menjaga harmoni dan solidaritas sosial,” tegasnya.

Cheroline juga mengingatkan pentingnya menghadirkan keadilan sosial sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila. Ia menilai bahwa persatuan bangsa akan rapuh jika masih ada ketimpangan, diskriminasi, dan pengabaian terhadap hak-hak dasar masyarakat, khususnya di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga :  Menggelar Pelatihan Peningkatan Literasi, Ketua (FTBM) NTT Apresiasi SMA Santa Angela Atambua

“Merawat persatuan tidak cukup dengan slogan. Negara harus hadir secara adil, melindungi hak masyarakat, serta memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan martabat dan ruang hidup rakyat,” katanya.

Baca Juga :  Dari 4 Pilar ke Makna Natal : Cheroline Makalew Tekankan Peran Keluarga dalam Menjaga Persatuan Bangsa

Melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini, Cheroline berharap nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi dihayati dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam momentum keagamaan seperti Natal yang sarat pesan kemanusiaan dan persaudaraan.

Baca Juga :  Ramadhan di Tanah Papua: Cheroline Chrisye Makalew Teguhkan Empat Pilar Kebangsaan

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban, menegaskan semangat Papua sebagai Tanah Damai yang terus berkontribusi bagi persatuan Indonesia.