“Persatuan Indonesia tidak boleh dimaknai secara seragam, tetapi dirawat dalam keberagaman. Masyarakat adat Papua adalah penjaga nilai-nilai luhur kebangsaan yang selama ini terbukti menjaga harmoni dan solidaritas sosial,” tegasnya.
Cheroline juga mengingatkan pentingnya menghadirkan keadilan sosial sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila. Ia menilai bahwa persatuan bangsa akan rapuh jika masih ada ketimpangan, diskriminasi, dan pengabaian terhadap hak-hak dasar masyarakat, khususnya di wilayah timur Indonesia.
“Merawat persatuan tidak cukup dengan slogan. Negara harus hadir secara adil, melindungi hak masyarakat, serta memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan martabat dan ruang hidup rakyat,” katanya.
Melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini, Cheroline berharap nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi dihayati dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam momentum keagamaan seperti Natal yang sarat pesan kemanusiaan dan persaudaraan.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban, menegaskan semangat Papua sebagai Tanah Damai yang terus berkontribusi bagi persatuan Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






