Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sosialisasi 4 Pilar, Cheroline Makalew Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Tambang Ilegal di Papua Barat

Ket Foto : Cheroline Chrisye Makalew, S.P menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dihadiri oleh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan kalangan milenial di Manokwari, Papua Barat.

Selain itu, Cheroline menekankan pentingnya penguatan peran masyarakat adat dalam menjaga wilayahnya. Ia menilai masyarakat adat bukan objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki pengetahuan, kearifan lokal, dan legitimasi sosial dalam melindungi alam Papua.

Baca Juga :  Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

“Masyarakat adat harus dilibatkan secara penuh dalam setiap kebijakan pengelolaan sumber daya alam. Tanpa mereka, pembangunan justru akan melahirkan konflik dan ketidakadilan baru,” tegasnya.

Melalui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), Cheroline mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa persoalan tambang ilegal dan perlindungan masyarakat adat adalah bagian dari upaya menjaga keutuhan bangsa dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota DPR RI Cheroline Makalew Ajak Milenial di Manokwari Amalkan Pancasila

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif dalam mengawal penegakan hukum, menjaga lingkungan, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.