Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Warga Lengkosambi Barat Protes Keras, Kepala Desa Diduga Tebang Pilih Salurkan Bantuan

(Ngada-Menitnusantara.com) Warga Desa Lengkosambi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, menyuarakan protes keras terhadap sikap kepala desa yang dinilai tidak transparan dan cenderung tebang pilih dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial.

Sejumlah warga mengaku kecewa karena pembagian bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan perumahan, hingga bantuan pangan dinilai tidak adil dan tidak tepat sasaran.

Baca Juga :  Jangkau Pelosok Nangaroro, SOS Children’s Villages Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa ada penerima bantuan yang sudah berulang kali mendapatkan bantuan, sementara warga lain yang dinilai lebih layak justru tidak pernah tersentuh bantuan sama sekali.

“Kami lihat ada yang sudah dapat bantuan tapi masih dapat lagi. Sementara kami yang belum pernah dapat, tidak diperhatikan. Ini sangat tidak adil,” ujarnya.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Ngada Ungkap Kasus Curanmor, Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Lebih ironis lagi, warga menilai ada indikasi bahwa penerima bantuan justru berasal dari kalangan yang tergolong mampu, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru diabaikan.

“Yang mampu malah dapat bantuan. Kami yang susah ini tidak pernah dapat. Ada apa sebenarnya?” keluh warga lainnya.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nagekeo dan Yonif 834/Wakanga Mere Bersatu dalam Aksi Kemanusiaan
Foto : ilustrasi

Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat dan menimbulkan dugaan kuat adanya praktik pilih kasih dalam pengelolaan bantuan desa.

Minta Bupati Ngada Bertindak Tegas

Warga mendesak Bupati Ngada untuk segera turun tangan dan menegur Kepala Desa Lengkosambi Barat agar menghentikan praktik yang dinilai merugikan masyarakat tersebut.