Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kuliah Umum di Unika Widya Mandira Kupang, Kristoforus Loko Bahas Stabilitas Fiskal NTT

Politisi Partai Amanat Nasional itu mengatakan dirinya sangat menikmati suasana diskusi akademik yang dipenuhi dialektika demokrasi, perbedaan pandangan, kritik tajam, hingga gagasan teoritik dari dosen dan mahasiswa terkait kebijakan fiskal Pemerintah Provinsi NTT.

Baca Juga :  Jalur Trans Flores Ende-Bajawa Sempat Lumpuh Akibat Material Longsor, Polisi Dan Warga Bergerak Cepat

Menurutnya, kebebasan mimbar akademik menjadi ruang penting dalam melahirkan ide dan masukan konstruktif bagi pembangunan daerah dan bangsa.

“Terima kasih Unika Widya Mandira yang terus mengasah dan membangun kebebasan mimbar akademik agar kampus terus menghasilkan masukan dan gagasan cerdas yang memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah,” katanya.

Baca Juga :  Cheroline Makalew: Empat Pilar Kebangsaan sebagai Jalan Merawat Persatuan di Papua

Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta mengenai kondisi fiskal daerah, ketergantungan terhadap transfer pusat, serta tantangan membangun kemandirian keuangan daerah di era desentralisasi.