Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

(TIMIKA-MenitNusantara.com) Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos, OSA, menjadi salah satu tokoh yang menolak program perluasan lahan kelapa sawit di Papua. Proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan kini gencar dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Papua. Ia menilai perkebunan sawit menyusahkan masyarakat, juga merusak ekosistem hutan Papua.

Baca Juga :  DPRD Nagekeo Dukung Kehadiran Indomaret di Nangaroro, Anton Sukadame: Investasi yang Meningkatkan PAD dan Membuka Lapangan Kerja

Menurutnya, perluasan perkebunan sawit akan membuka jalan bagi pengerukan kekayaan alam lain yang terkandung di tanah Papua.

“Mayoritas masyarakat Papua bergantung pada alam sebagai sumber penghidupan—bercocok tanah, berburu. Mereka tidak akan bisa hidup dengan program jangka panjang pemerintah ini,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis 8 Januari 2026.

Baca Juga :  Bukti Janji Kampanye, AWK Apresiasi Program Makan Siang Gratis Pemerintah Prabowo Subianto
Ket Foto: Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos, OSA, menjadi salah satu tokoh yang menolak program perluasan lahan kelapa sawit di Papua. Proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)