Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

AWK Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Nagekeo, Dorong Pemerintah Percepat Penanganan

Reporter : Rian Nulangi Editor: Rian Nulangi

(Nagekeo-Menitnusantara.com) Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, khususnya Kabupaten Nagekeo, terus dilakukan. Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Angelius Wake Kako (AWK), menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo.

Bantuan berupa beras, terpal, telur ayam, mi instan dan sejumlah kebutuhan dasar lainnya tersebut diserahkan melalui relawan di Kabupaten Nagekeo untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

AWK mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian awal kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Baca Juga :  Tambang Milik PT Novita Karya Taga Ancam Keselamatan Warga, Romo Fransiskus Minta Pemerintah Cabut Izin Usaha

“Bantuan ini memang tidak seberapa. Ini adalah bantuan awal dan ke depan akan terus kita upayakan untuk disalurkan melalui relawan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar AWK.

Ia menjelaskan, kebutuhan masyarakat terdampak gempa bukan hanya makanan, tetapi juga tempat berlindung serta kebutuhan dasar lainnya, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan dan masih memilih mengungsi karena khawatir terhadap gempa susulan.

AWK juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung untuk menyapa dan melihat kondisi masyarakat terdampak di Nagekeo.

Baca Juga :  Cheroline Makalew: Empat Pilar Kebangsaan sebagai Jalan Merawat Persatuan di Papua

“Mohon maaf saya belum bisa hadir secara langsung untuk menyapa masyarakat. Namun, perhatian dan komunikasi terhadap kondisi masyarakat terus kita lakukan. Bantuan awal ini kita salurkan melalui relawan dan akan terus diupayakan,” katanya.

Terus Koordinasi dengan Pemerintah

AWK mengatakan dirinya terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT maupun pemerintah pusat agar penanganan masyarakat terdampak gempa dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh.

Menurutnya, penanganan bencana harus dilakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pendataan kerusakan, asesmen bangunan, pelayanan kesehatan, penyediaan tempat tinggal sementara hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga :  Pengusaha Kapal Rute Ende–Pulau Ende Minta Pemda Naikkan Tarif Penyeberangan

“Kita terus berupaya berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Harapannya, penanganan pascagempa ini bisa segera dilakukan secara serius dan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi,” ujarnya.

AWK Dorong Pendataan Kerusakan Secara Menyeluruh

Selain bantuan kebutuhan dasar, AWK meminta pemerintah daerah memastikan seluruh dampak gempa didata secara menyeluruh dan akurat.

Pendataan tersebut mencakup rumah warga yang rusak, fasilitas umum, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan serta kondisi masyarakat yang terdampak.