Sebab pedang yang patah di medan petang sedang ditempa ulang di tungku sunyi, menyiapkan kilat tajam untuk menyambut fajar kemenangan esok hari.
Pasrah adalah kemenangan yang menyamar, sebuah sujud yang merajut mahkota.
Di dalam hening yang pasrah, sejarah masa depan sedang mencatat julukanmu: sang pemenang yang tahu kapan harus melepaskan, agar mampu menggenggam dunia yang lebih luas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
