Kepercayaan adalah modal utama seorang wasit. Sekali publik menilai bahwa keputusan lebih dipengaruhi kepentingan daripada aturan, maka setiap peluit akan dipertanyakan. Akibatnya, emosi pemain meningkat, protes semakin keras, dan potensi konflik pun semakin besar.
Karena itu, penyelenggara Piala Bupati Ende Cup 2026 perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap perangkat pertandingan. Penempatan wasit harus benar-benar mempertimbangkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme. Jika diperlukan, libatkan pengawas pertandingan yang independen serta lakukan evaluasi terhadap setiap pertandingan sebagai bentuk akuntabilitas.
Kritik ini bukan untuk menjatuhkan siapa pun. Justru kritik lahir karena masyarakat ingin melihat sepak bola Ende berkembang dengan sehat. Kompetisi yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila semua pihak—panitia, perangkat pertandingan, pemain, pelatih, dan suporter—menjunjung tinggi nilai keadilan.
Peluit wasit harus menjadi simbol keadilan, bukan sumber kontroversi. Sebab ketika keadilan ditegakkan, siapa pun yang menang akan dihormati, dan siapa pun yang kalah akan menerimanya dengan lapang dada.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.