Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Wakil Bupati Nagekeo, Idul Fitri Momentum Mempererat Tali Silaturahmi Dan Toleransi

Wabup mengungkapkan hakikat dari silaturahmi yang dapat dijadikan sebagai pedoman untuk merefleksi diri yakni engkau memberi kepada orang yang tidak pernah memberi apapun kepadamu. Engkau memaafkan orang yang memutuskan tali silahturahmi yang sebelumnya menjalin hubungan tali silaturahmi denganmu.

Baca Juga :  AWK Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Nagekeo, Dorong Pemerintah Percepat Penanganan

“Pedoman refleksi, saling menghargai dan menghormati antar sesama; Menghargai perbedaan budaya, adat istiadat dan agama; Hidup rukun dengan sesama, saling menolong satu dengan yang lainnya,” ungkap Wabup.

Wabup menegaskan keragaman bukan untuk dibanding-bandingkan, juga bukan dijadikan alasan untuk mendiskriminasikan satu dengan yang lainnya. Dengan demikian, buah manis hikmat Idul Fitri menjadi sempurna yaitu merajut persaudaraan serta perekat yang membuahkan tali persaudaraan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Temui Satker PPS NTT, Percepat Realisasi Program Strategis Nasional

“Memuliakan manusia adalah memuliakan penciptanya, merendahkan dan menistakan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya. ” Merawat toleransi dengan moto budaya kita _to’o jogho waga sama_” ungkapnya.

Baca Juga :  ​Selesaikan Kasus Penganiayaan melalui Restorative Justice, Bhabinkamtibmas Kotaraja Polres Ende Berhasil Damaikan Kerabat yang Bertikai

Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati menyalami umat Muslim dilanjutkan dengan foto bersama. Pelaksanaan Sholat Ied 1446 tahun 2025 itu terpantau aman dan kondusif. (Tim)