Dalam pelaksanaan pencarian, KPC XXII-2007 dan RIB Ditpolairud Polda NTT difokuskan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, sementara RIB Basarnas Labuan Bajo melakukan pencarian keliling Pulau Padar sesuai peta pencarian SAR. Upaya pencarian sempat dilakukan dengan metode snorkeling, namun terpaksa dihentikan sementara akibat arus laut yang deras dan gelombang tinggi.
“Personel yang melakukan snorkeling segera ditarik kembali ke kapal demi keselamatan, mengingat kondisi perairan belum memungkinkan untuk penyelaman lebih lanjut,” jelas Kabidhumas Polda NTT.
Selain penyisiran laut, tim gabungan juga memberikan imbauan kepada para nelayan di sekitar Pulau Padar agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban yang masih hilang.
Hingga Minggu siang, tim gabungan masih terus melakukan patroli di sekitar Pulau Padar sambil menunggu kondisi arus dan cuaca yang lebih kondusif untuk melanjutkan pencarian dengan metode snorkeling maupun diving.
“Polda NTT bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan upaya maksimal hingga korban ditemukan. Setiap perkembangan penting akan segera kami sampaikan,” tegas Kombes Pol Henry Novika Chandra. (Tim)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
