(NANGARORO-Menitnusantara.com) PT Indomarco Prismatama memastikan belum mengambil keputusan untuk melanjutkan rencana pembangunan gerai Indomaret di Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Keputusan itu diambil menyusul adanya penolakan dari puluhan pelaku UMKM yang khawatir kehadiran ritel modern akan berdampak pada usaha mereka.
Staf Perizinan PT Indomarco Prismatama, Bagus, mengatakan manajemen pusat memutuskan untuk menunda rencana pembangunan hingga situasi di tengah masyarakat benar-benar kondusif.
“Kalau dari manajemen belum ada keputusan pasti apakah dilanjut atau tidak. Posisi lokasi di Nangaroro saat ini masih di-hold sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Bagus kepada media.
Menurutnya, Indomaret tidak ingin memulai investasi yang justru menimbulkan konflik atau perpecahan di tengah masyarakat.
“Kami menginginkan pembangunan Indomaret yang aman dan tidak ada konflik kepentingan di tingkat masyarakat. Kalau ada yang menerima dan ada yang menolak, tentu itu akan berdampak bagi kami sebagai investor,” ujarnya.
Bagus menegaskan, perusahaan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam pemberian izin serta melihat kondisi sosial masyarakat.
“Kami serahkan kepada pemerintah. Kalau semuanya sudah aman dan tidak ada persoalan di masyarakat, tentu akan menjadi pertimbangan manajemen. Tetapi kalau masih ada penolakan seperti sekarang, kami tidak berani melanjutkan pembangunan,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
