(MBAY-Menitnusantara.com) Peta perhelatan Pemilihan Kepala Desa Aeramo periode 2027-2035 mulai memanas. Salah satu nama yang sudah menyatakan sikap adalah Arkadius Togo.
Pria yang akrab disapa Arton Togo ini merupakan jurnalis Florespos.net Biro Nagekeo. Ia secara resmi berkomitmen untuk bertarung dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Keputusan Arton maju bukan keputusan mendadak. Menurutnya, ini adalah panggilan hati untuk kembali ke akar, melayani, dan merawat kampung halaman.
Dalam pernyataannya, Arton menegaskan motivasi utamanya maju sebagai Kepala Desa Aeramo adalah untuk meneruskan, menjaga, dan merawat apa yang telah diwariskan oleh para leluhur Suku Nataia, khususnya warga Desa Aeramo. “Saya maju bukan karena ambisi pribadi. Saya terpanggil untuk meneruskan, menjaga dan merawat apa yang telah diwariskan oleh leluhur Suku Nataia dan lebih khusus untuk leluhur Desa Aeramo,” ujarnya.
Bagi Arton, Desa Aeramo bukan sekadar tempat tinggal. Aeramo adalah rumah bersama, tempat sejarah, adat, dan nilai-nilai gotong royong Suku Nataia hidup dan dijaga turun-temurun.
Jika terpilih, Arton bertekad menjadikan semboyan “To’o Jogho Waga Sama” sebagai ruh kepemimpinannya. Semboyan yang berarti “bekerja bersama dalam semangat kebersamaan” ini diyakini menjadi kunci membangun desa. “Pembangunan tidak bisa jalan kalau kita jalan sendiri-sendiri. Dengan semangat To’o Jogho Waga Sama kita duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Pemerintah desa, tokoh adat, pemuda, perempuan, semua harus dilibatkan,” tegasnya.
Ia melihat tantangan Desa Aeramo ke depan cukup besar. Mulai dari ekonomi, infrastruktur, air bersih, pendidikan, hingga menjaga marwah budaya. Karena itu diperlukan pemimpin yang mau turun langsung dan mendengar suara warga.
Bekal dari Dunia Jurnalistik
Selama ini, Arton dikenal sebagai wartawan Florespos.net Biro Nagekeo. Profesi jurnalistik itu yang membentuk cara pandangnya kritis, dekat dengan masyarakat, dan terbiasa mendengar langsung keluh kesah warga. “Selama jadi wartawan, saya banyak belajar dari bawah. Saya lihat langsung persoalan di desa, saya dengar langsung suara masyarakat. Itu modal saya kalau nanti dipercaya jadi Kades,” katanya.
Ia berharap pengalaman di dunia media bisa menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah desa dengan warga, dan juga dengan pemerintah di atasnya.
4 Potensi Besar Aeramo yang Belum Dioptimalisasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
