Indeks

Respons Cepat Polres Ende, Warga Terdampak Gempa di Ondorea Barat Terima Bantuan

Reporter : Rian Nulangi Editor: Rian Nulangi

(ENDE-Menitnusantara.com) Belum sampai satu hari setelah keluhan warga terdampak gempa disampaikan melalui media sosial, Kepolisian Resor (Polres) Ende langsung merespons dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Ondorea Barat, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, kepada warga yang terdampak gempa di wilayah perbatasan Kabupaten Ende dan Nagekeo.

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari tokoh muda Desa Ondorea Barat, Wikbertus Sena, yang akrab disapa Cedo. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Ende bersama jajaran kepolisian yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di desanya.

“Terima kasih kepada Kapolres Ende yang begitu cepat merespons keluhan masyarakat. Saya tahu masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan saya juga tahu bagaimana pihak kepolisian bekerja di tengah situasi gempa seperti ini,” ujar Cedo.

Ia mengatakan, bantuan tersebut tidak terlepas dari komunikasi dengan sejumlah adiknya yang bekerja di media. Cedo secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Rian Nulangi dan Torre, yang telah membantu meneruskan unggahannya di Facebook kepada Kapolres Ende.

“Saya sampaikan terima kasih untuk ade Rian Nulangi dan ade Torre, para jurnalis yang sudah membantu meneruskan postingan saya di Facebook kepada Kapolres Ende,” katanya.

Menurut Cedo, dirinya membuat unggahan tersebut semata-mata untuk memperjuangkan kebutuhan warga, termasuk keluarga yang menjadi korban gempa.

“Saya melakukan postingan ini hanya semata untuk kepentingan warga dan keluarga saya. Kalau untuk saya sendiri mungkin sudah cukup dengan apa yang ada, tetapi untuk keluarga saya harus diperjuangkan karena mereka juga korban bencana gempa,” ungkapnya.

Ia mengaku hingga saat ini masyarakat di wilayah tersebut belum menerima bantuan dari pemerintah. Padahal, menurutnya, kebutuhan seperti makanan dan minuman sangat mendesak bagi warga yang masih terdampak bencana.

“Jujur sampai saat ini belum ada satu pun bantuan yang datang, apalagi dari pemerintah. Saya tidak tahu kenapa begitu lamban, sementara makanan dan minuman itu kebutuhan yang mendesak,” ujarnya.

Cedo berharap pemerintah segera turun tangan dan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak gempa, termasuk warga yang berada di pelosok dan wilayah perbatasan.

Exit mobile version