Sementara itu, Kepala Desa Piga, Marselinus Be’i Tena, menyampaikan terima kasih kepada Angelius Wake Kako yang telah hadir secara langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran AWK menunjukkan perhatian terhadap kondisi warga yang sedang menghadapi situasi sulit.
Marselinus mengatakan, kunjungan AWK ke Desa Piga bukanlah yang pertama. Ia menyebut AWK telah dua kali datang ke kampung tersebut, termasuk saat masyarakat menghadapi dampak gempa bumi.
“Kali ini, kali kedua AWK datang ke kampung kita. Jadi beliau ini ketika kita mengalami situasi seperti ini, dia datang,” ungkap Marselinus.
Menurut Marselinus, kehadiran tokoh dan wakil rakyat secara langsung di tengah masyarakat memberikan penguatan tersendiri bagi warga, terutama ketika masyarakat masih diliputi kekhawatiran akibat gempa dan kemungkinan terjadinya guncangan susulan.
Doa Novena malam ketiga umat Stasi Santo Agustinus Piga kemudian menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarsesama.
Di tengah situasi bencana, umat tidak hanya diajak untuk memperkuat iman dan menyerahkan proses pemulihan kepada Tuhan, tetapi juga terus membangun kepedulian serta gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak.
Kehadiran AWK di tengah umat menjadi pesan bahwa penanganan bencana membutuhkan kebersamaan semua pihak, sembari pemerintah terus didorong untuk mempercepat pendataan, penyaluran bantuan, serta pemulihan wilayah-wilayah yang terdampak gempa di Pulau Flores.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
