Sementara itu, tokoh muda Nangaroro, Arwin, menyayangkan adanya upaya penolakan terhadap investasi yang menurutnya dapat membawa perubahan positif bagi daerah.
“Kita hidup di era modern. Sebagai generasi muda, kami sangat mendukung pembangunan Indomaret karena ini merupakan bagian dari kemajuan daerah. Masyarakat pada umumnya menerima dan mendukung kehadiran investasi ini,” ujarnya.
Dukungan kuat juga datang dari para pemilik hak ulayat yang memiliki kewenangan adat atas wilayah tersebut. Salah satunya Kanisius Roga, selaku Tepu Seki Dheo Dhili dan pemilik ulayat Tanah Ute di Kelurahan Nangaroro.
Menurut Kanisius, pihaknya telah memberikan persetujuan terhadap pembangunan gerai Indomaret dan tidak terdapat persoalan terkait status lahan.
“Sebagai pemilik ulayat, kami sudah memberikan persetujuan dan mendukung penuh pembangunan Indomaret. Tidak ada masalah terkait lahan karena semuanya sudah disepakati,” tegasnya.

Pernyataan serupa disampaikan Dominikus Dodo, selaku Ine Peo Ame Laka. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai unsur adat, termasuk Elias Phio sebagai Ine Tana Ame Watu di wilayah Ute Tana Jea, dan seluruhnya memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut.
“Sebagai pemangku adat, kami mendukung penuh pembangunan Indomaret. Pemilik tanah juga telah menyerahkan lahannya untuk pembangunan. Jadi tidak ada persoalan lagi yang perlu diperdebatkan. Kami tefa negha aedura kami mona dai wado,” ujarnya.
Dominikus berharap pembangunan gerai Indomaret dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat Nangaroro dapat menikmati manfaat investasi sebagaimana daerah-daerah lain di Nusa Tenggara Timur.
“Kita harus berpikir maju dan terbuka terhadap perkembangan. Kehadiran Indomaret merupakan peluang bagi daerah untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, warga lainnya, Lambert Tegu, menilai kehadiran Indomaret akan memberikan dampak positif terhadap persaingan harga barang kebutuhan masyarakat.
“Dengan adanya Indomaret, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dan harga barang bisa semakin kompetitif,” ujarnya.
Dengan semakin banyaknya dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh muda, pelaku UMKM, serta para pemilik hak ulayat, pembangunan gerai Indomaret di Kelurahan Nangaroro dinilai sebagai salah satu peluang investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan mempercepat kemajuan wilayah Kecamatan Nangaroro. (Rian Nulangi)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.