Indeks

Gubernur Melki Dorong Peningkatan Pendidikan dan Penguatan UMKM Pemuda, OMK TTU Beri Apresiasi

Selain pendidikan, Melki juga menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ia menilai berbagai kegiatan OMK dalam rangkaian perayaan Hati Kudus Yesus tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan kaum muda, termasuk pameran ekonomi kreatif dan aktivitas sosial, perlu terus didokumentasikan dan dievaluasi agar dampaknya dapat diukur dan menjadi dasar bagi pemerintah dalam memperkuat dukungan pada kegiatan serupa.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya kegiatan religius dan spiritual. Ketika anak-anak muda bergerak, biasanya akan lahir aktivitas ekonomi, sosial, budaya, dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Melki juga mengajak generasi muda memanfaatkan masa muda untuk terus belajar, berkarya, berinovasi, dan berani mencoba berbagai hal positif.

“Anak muda adalah masa untuk belajar dan berkembang. Jangan lewatkan masa-masa emas ini. Gunakan kesempatan untuk membangun kapasitas diri dan memberi kontribusi bagi daerah,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati TTU, Falentinus Delasalle Kebo, menilai dialog antara pemerintah dan kaum muda merupakan forum penting untuk mempertemukan harapan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

“Orang muda hari ini hidup dalam era yang penuh tantangan sekaligus peluang. Karena itu mereka tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku perubahan. Forum dialog ini menjadi ruang strategis bagi kaum muda untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, kritik, dan kegelisahan mereka secara terbuka dan konstruktif,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, gereja, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Gereja Katolik selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia, penguatan nilai moral, serta menjaga harmoni sosial di TTU.

Sementara itu, Romo Deken Mena menyampaikan bahwa dialog bersama gubernur dan bupati merupakan momen yang telah lama dinantikan oleh umat dan kaum muda Katolik di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hati Kudus Yesus yang diawali dengan perarakan Arca Hati Kudus Yesus melintasi 10 paroki di wilayah Dekenat Mena. Selain kegiatan rohani, rangkaian acara juga diisi dengan berbagai perlombaan dan pameran ekonomi kreatif yang digagas oleh OMK.

“Kami ingin agar kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat iman kaum muda, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan kemampuan mereka dalam berbagai bidang,” ujarnya.

Dialog yang berlangsung secara terbuka itu kemudian ditutup dengan peninjauan stan UMKM milik anggota OMK oleh Gubernur Melki Laka Lena. Dalam kesempatan tersebut, gubernur membeli sejumlah produk yang dipamerkan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap usaha kreatif generasi muda.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan program Pemerintah Provinsi NTT yang mendorong pengembangan produk unggulan berbasis komunitas melalui konsep One Village One Product dan One Community One Product, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai penggerak ekonomi lokal di daerah.

Exit mobile version